• 021 3193 6207
  • aparatur@bappenas.go.id

Event Terbaru

Tata Kelola Pemerintahan RPJMN 2015-2019

  • 2017-08-11
  • Jakarta

Berdasarkan amanat Peraturan Presiden No. 2 Tahun 2015 tentang RPJMN 2015-2019 serta Peraturan Presiden No. 60 Tahun 2016 tentang RKP Tahun 2016, Bappenas bertugas untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan nasional jangka menengah dan tahunan.

Salah satu prioritas pembangunan nasional dalam RPJMN 2015-2019 adalah Reformasi Birokrasi termasuk di dalamnya Pengarusutamaan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik. Secara umum sasaran, indikator dan target yang akan dicapai sudah dirumuskan dalam dokumen RPJMN 2015-2019. Meski demikian, target dan indikator tersebut adalah target pencapaian untuk lima tahun ke depan, dan banyak yang masih merupakan indikator makro.

Oleh karena itu, Kementerian PPN/Bappenas saat ini sedang melakukan penajaman sampai pada indikator dan target pelaksanaan pengarusutamaan tata kelola pemerintahan yang baik pada masing-masing instansi pemerintahan di pusat dan daerah. Dengan demikian diharapkan mampu menginisiasi dan mendorong pelaksanaan pada tingkat instansi pemerintah, memudahkan dalam memonitor, dan mengukur keberhasilan (evaluasi), penerapan pengarusutamaan tata kelola pemerintahan yang baik secara komprehensif.

Info lebih lanjut...

Read more

Bambang Brodjonegoro Dinilai Bisa Urusi Keuangan Pembangunan

  • 2016-07-27
  • Jakarta

Jabatan Bambang Brodjonegoro sebagai menteri keuangan berakhir pada Rabu (27/7). Ia digantikan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Bambang dipindah untuk menggantikan pos Sofyan Djalil menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau sebelumnya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Perpindahan Bambang ini dinilai bisa mendukung realisasi pembangunan.

Pengamat Ekonomi Mohammad Faisal mengatakan, perpindahan ke posisi menteri PPN membuat Bambang akan mengurusi keuangan yang dipersiapkan untuk pembangunan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

"Kepindahan Bambang seharusnya bisa baik karena dia nantinya memiliki kacamata yang lebih lengkap saat duduk di Bappenas. Karena Bappenas nanti akan mengurusi keuangan untuk pembangunan," kata Faisal, Rabu (27/7).

Pengamat dari Center of Reform on Economics Reform (CORE) ini menjelaskan, Presiden Joko Widodo sudah mengintruksikan agar setiap uang yang diberikan pemerintah terhadap Kementerian harus sesuai dengan program yang strategis yang dibuat (Money Follow Function).

Posisi Bambang sebagai menteri PPN dinilai lebih mengerti berapa anggaran yang harus diberikan kepada masing-masing Kementerian dan Lembaga (K/L). Apalagi Bambang sudah mengetahui bagaimana kondisi keuangan pemerintahan saat ini dengan latar belakang dia sebelumnya sebagai menteri keuangan.

Source : Republika

Read more

Sri Mulyani Siap Lanjutkan Program Pembangunan Pemerintah

  • 2016-07-27
  • Jakarta

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati siap melanjutkan program pembangunan pemerintah untuk memberikan pelayanan yang lebih memadai bagi warga kurang mampu dan masyarakat secara keseluruhan.

"Saya akan melakukan segala upaya untuk mendorong agenda pembangunan Indonesia, dengan tujuan penyediaan layanan yang lebih baik bagi warga miskin dan memastikan masyarakat bisa memperoleh manfaat dari ekonomi yang berkembang," kata Sri dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (27/7).

Sri mengatakan kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan merupakan kehormatan besar, karena bisa melayani pemerintahan saat ini, dan siap melanjutkan program reformasi yang telah berjalan dengan baik. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan berkarir selama enam tahun di Bank Dunia yang terus berkomitmen kepada pengentasan kemiskinan dan pembagian kesejahteraan. Untuk itu, Sri mengaku siap bekerja sama dengan Bank Dunia maupun lembaga multilateral lainnya untuk menjawab berbagai tantangan maupun persoalan dalam pembangunan. "Meskipun lembaga multilateral dianggap kurang populis di berbagai dunia, namun keberadaannya tetap dibutuhkan. Saya tetap berkomitmen terhadap prinsip tersebut dan siap bekerja sama dengan mitra untuk mengatasi tantangan besar," katanya.

Source : Republika Online

Read more